Ist

DetikAsia.com,Rampah – Pembatalan 14 proyek tender dengan anggaran puluhan miliar di Dinas PUPR Sergai melalui LPSE Sergai tahun 2018, mulai dipertanyakan. Pasalnya, alasan pembatalan proyek itu disebut tidak cukup logis, yaitu tidak ada perusahaan yang memenuhi persyaratan.

Hal itu disampaikan Kabag Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Sergai, Johan Sinaga SE, ketika dikonfirmasi, Rabu (16/5/2018) sekira jam 14.00 Wib. “Ada 14 proyek gagal tender disebabkan tidak ada memenuhi persyaratan,” katanya. Ketika disinggung tentang puluhan perusahaan seluruhnya tidak memenuhi persyaratan sehingga proyek gagal tender.

Johan Sinaga SE berkilah, dirinya tidak mengetahui jelas karena semua itu adalah wewenang Pokja. “Kalau jumlah serta anggaran proyek dan masalah persyaratan tidak lengkap. Itu yang tau Pokja,” bilangnya. Sementara itu, Jon Ferdi, selaku kordinator Pokja mengatakan, dalam tender pengadaan proyek melalui LPSE untuk puluhan proyek tersebut, hanya 14 proyek yang gagal.

“Yang lain sudah ditender, tinggal 14 sempat batal dan ditender ulang,” ucapnya di kantor Johan. Meski begitu, Jon Ferdi mengaku dirinya tidak mengetahui jelas jumlah dana proyek yang hanya disebut berkisar puluhan sampai ratusan juta rupiah. “Saya gak tau, kalau mau tahu [alasan tender batal], lihat aja di sistem,” sebutnya. Sekedar informasi, 14 proyek di Serdang Bedagai gagal ditender dengan alasan persyaratan perusahaan yang mengikuti tender tidak lengkap, kini mulai menimbulkan pertanyaan.

“Sudah gak masuk akal lah, masak puluhan proyek berhasil ditender dari seratusan perusahaan mendaftar. Tapi 14 proyek bisa gagal dengan dalih gak pengkap,” bilang Irwansyah SH. Menurutnya, alasan diberikan terkesan tidak masuk akal. Hal itu dilihat dari proyek gagal tender, sebagian besar pembangunan jalan, dengan pagu anggaran mencapai miliaran sampai puluhan miliar rupiah. “Kita minta KPK selaku penegak hukum untuk dapat memantau tender proyek di Sergai agar tidak ada prasangka buruk dari masyarakat,” bilangnya.(M24J/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini