Solusi Kemenhub Soal Tarif Tol Mahal: Truk Bisa Lewat Jalan Umum

DETIKASIA–Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) beberapa waktu lalu memprotes karena mahalnya biaya jalan Tol Trans Jawa yang berdampak pada biaya operasional yang membengkak.

Hal serupa akan berpotensi terjadi di Sumatera, terutama saat jalan Tol Trans Sumatera rampung. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi memberikan sosialisasi kepada pengusaha terkait potensi tarif tol yang tinggi di jalan Tol Trans Sumatera. “Pada prinsipnya gini, saya memberikan pemahaman kepada operator bahwa jalan itu bukan jalan tol saja tapi jalan negara atau saya balik, jalan yang boleh dilalui oleh pengemudi truk barang jalan negara juga jalan tol,” katanya  saat ditemui di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (8/2).

Selain itu, Budi menambahkan bahwa setiap komoditas yang dikirim memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karenanya, pengemudi bisa melewati jalan negara yang tak berbayar bila tidak membutuhkan waktu pengiriman yang cepat. “Jadi saya pikir kenapa dirisaukan kalau dia mungkin oh mahal, lewat jalan negara saja, gitu kan enggak bayar.

Tapi mau lewat jalan tol jalan biasa harus sesuai ketentuan jangan berlebihan,” sebutnya. Sementara itu Ketua Aptrindo DPP Riau Robin Eduar berharap pemerintah memberikan tarif yang sesuai dengan biaya operasional. Hanya saja ia enggan berkomentar lebih sebab, kebijakan tersebut belum berjalan. “Ya kalau kita dari pengusaha penginnya sih tarif menyesuaikan biaya operasional kita. Tapi kan ini belum berjalan jadi kami belum bisa mengomentari lebih,” ucapnya.(Kumparan/AW)

Komentar (0)
Beri Komentar