KPK Geledah Kantor Dispora Aceh (Okezone)

DetikAsia.com,Banda Aceh – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Selasa (10/7/2018). Hal ini dilakukan sebagai bentuk penelusuran bukti – bukti kasus dugaan suap dana otonomi daerah (OTDA) 2018, yang menjerat Gubernur non-aktif Aceh Irwandi Yusuf.

Dari pantauan okezone.com di lapangan, KPK telah memasuki kantor Dispora Aceh sejak pukul 11.00 WIB, dan baru keluar pada sekira pukul 17.40 WIB, dengan membawa sebuah tas koper biru dan beberapa berkas dalam kotak minuman instan.

Saat keluar dari Kantor Dispora Aceh, Tim KPK dijaga beberapa aparat keamanan dengan menggunakan empat mobil Toyota Innova, Kepala Dispora Aceh Darmansyah juga turut dalam rombongan. Darmansyah disebut – sebut ikut diboyong ke Polda Aceh untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut, namun hal ini belum terkonfirmasi pihak terkait.

Juru Bicara KPK Febri Febriansyah mengatakan, tim penyidik KPK meneruskan penelusuran bukti-bukti di kasus dugaan suap terkait Dana Otonomi Khusus Aceh.

“Penggeledahan dilakukan di Dinas PUPR dan Dispora Aceh. Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan kembali,” kata Jubir KPK Febri Febriansyah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim KPK di Aceh menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Dispora Aceh. Penggeledahan dilakukan untuk menelusuri bukti-bukti terkait kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh.

Sebelumnya, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi yakni, kediaman Gubernur non-aktif Aceh, Irwandi Yusuf, serta rumah dua pihak swasta, Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri, pada Jumat, 6 Juli 2018.

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen serta alat bukti elektronik terkait Dana Otonomi Khusus Aceh tahun anggaran 2018.

Menurut Febri, sejumlah alat bukti yang didapat dari hasil penggeledahan menguatkan konstruksi perkara adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Gubernur non-aktif, Irwandi Yusuf, dan Bupati non-aktif Bener Meriah, Ahmadi.‎‎(Okezone/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini