Tribunlampung/Anung Kendaraan pemudik, sudah mulai memadati Jalan lintas tengah Sumatera, kabupaten Lampung Utara, Rabu (21/6).

DetikAsia.com – H-3 menjelang Lebaran Idul Fitri, jalur utama lintas tengah Sumatera khususnya untuk wilayah Tapanuli Selatan mulai dipadati kendaraan arus mudik.

Pantauan di lapangan Senin (11/6/2018) malam, lalu lalang kendaraan mini bus berciri khas mudik yang datang dari arah Medan-Pekanbaru dan sebaliknya, terlihat mulai melintasi ruas jalan lintas tengah di wilayah Tapanuli Selatan. Demikian halnya kendaraan mobil arus mudik yang melintasi jalur lintas barat Sumatera dari arah Sibolga dan sebaliknya juga mulai terlihat banyak yang melintas.

Hingga Selasa (12/6/2018) pagi, kendaraan pemudik masih memadati kedua ruas jalur tersebut. Sementara untuk roda dua (sepeda motor), tidak begitu terlihat atau menonjol.

Bambang, salah seorang pemudik yang hendak mudik menuju kampung halaman di Padangsidimpuan, mengatakan, tidak ada kendala atau hambatan yang berarti sepanjang perjalanannya bersama keluarga dari Medan.

“Tidak sampai terjadi kemacetan berarti. Hanya saat hendak masuk daerah Sipirok, laju kendaraan terpaksa diperlambat berhubung adanya kerusakan badan jalan tepatnya di daerah Aek Latong/Batu Jomba,” ujarnya

Selebihnya ruas jalan mulai dari perbatasan Tapanuli Utara-Tapanuli Selatan relatif lancar dan dapat dilalui. Tidak terjadi kemacetan meski sejumlah lubang-lubang serta badan jalan yang tidak rata menghiasi jalur tersebut.

Selain itu Bambang juga mengingatkan kepada para pengendara yang lain apalagi yang datang dari luar kota untuk tetap waspada melintasi daerah tersebut, terutama pada malam hari. “Ada sejumlah titik longsor yang sampai memakan badan jalan sehingga terjadi pengecilan pada lebar badan jalan seperti di daerah Dusun Bulu Payung – Dusun Hutaimbau, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok,” katanya.

Kondisi ruas jalan lintas tengah Sumatera untuk wilayah Tapanuli Selatan beberapa waktu sebelum memasuki bulan suci Ramadan telah mendapat perbaikan “tambal sulam”, sehingga lubang-lubang yang selama ini menghiasi ruas jalan tersebut relatif sudah ditutupi aspal.(Inews/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini