Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin memakai rompi tahanan dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10). Neneng merupakan orang kedelapan yang ditahan terkait ijin proyek pembangunan Meikarta. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin memakai rompi tahanan dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10). Neneng merupakan orang kedelapan yang ditahan terkait ijin proyek pembangunan Meikarta. (merdeka.com/Dwi Narwoko)
Detikasia.com,Jakarta-Berbagai tempat terus digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta yang melibatkan sejumlah pihak.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Jumat (19/10/2018), selain kantor Grup Lippo, KPK melalui juru bicaranya Febri Diansyah mengatakan telah menggeledah rumah pemilik Lippo Grup James Riady.

Sejumlah dokumen terkait perizinan Lippo Grup ke pemerintah Kabupaten Bekasi berhasil diamankan. Total 12 tempat telah digeledah guna keperluan penyidikan.

Sementara itu, terkait kondisi Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang sedang hamil empat bulan, KPK memastikan proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka akan tetap berjalan normal.

KPK juga menjamin memberikan fasilitas perawatan terkait kehamilan Neneng.

KPK menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan Meikarta yang melibatkan berbagai pihak dari pemerintah Kabupaten Bekasi dan swasta. Uang tunai Rp 7 miliar juga ikut disita petugas KPK sebagai barang bukti.(liputan6com/AW)

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini