DetikAsia.com, Medan – Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Harimau Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera bekerja sama dengan Polhut BKSDA Jambi mengamankan seorang oknum anggota TNI berinisial TS yang tinggal di kawasan Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru Jambi.

Oknum TNI tersebut ditangkap karena kedapatan menyimpan seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) yang sudah diawetkan (offset) di rumahnya. Offset harimau sumatera itu diduga akan dijual, karena saat ditemukan sudah dimasukkan ke kotak kayu dan siap dikirim.

Kepala Gakum KLHK Wilayah Sumatera Edward Sembiring mengatakan, penangkapan terhadap oknum TNI yang patut diduga telah melakukan perdagangan satwa dilindungi tersebut bermula dari informasi yang diterima masyarakat tentang adanya jual-beli berupa harimau sumatera. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti melalui operasi intelijen.

“Pada tanggal 21 Januari 2018, pukul 18.15 WIB, petugas mengamankan barang bukti offset harimau sumatera yang sudah dimasukkan ke boks kayu ukuran lebar 78 sentimeter, tinggi 98 cm, dan panjang 218 cm. Keterangan awal yang disampaikan oleh pelaku bahwa offset tersebut telah dimiliki beberapa tahun yang lalu,” katanya, Selasa (23/1/2018).

Ia menyebutkan, saat ini oknum TNI pemilik offset itu telah dibawa ke Markas Komando SPORC Brigade Harimau Jambi. Ia masih dimintai keterangan oleh penyidik Balai Penegakan Hukum Sumatera.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya offset lain yang sudah dijual pelaku. Kita juga mengembangkan kepada para pembelinya,” tukas dia.
[OKZ/TR]

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini