Kapoldasu Irjen Paulus memberikan keterangan terkait pengungkapan jaringan narkoba internasional. (ist/metro24jam.com)

DetikAsia.com, Medan – Operasi serentak pengungkapan narkoba yang gencar dilakukan Ditres Narkoba Poldasu, berhasil meringkus 17 tersangka yang masuk jaringan internasional Malaysia-Pekanbaru-Medan-Aceh dan Malaysia-Aceh-Jambi-Medan diungkap.

Dari hasil penyergapan itu, polisi juga mengamankan 19,23 kilo sabu dan 27,017 ribu butir ekstasi. Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pengungkapan ini hasil kerja keras Ditresnarkoba Poldasu, BNN dan Bea Cukai.

“Hasil kerja tim narkoba, tindak pidana narkotika,” kata Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw didampingi Direktur Narkoba, Kombes Pol Hendri Marpaung, Kamis (22/2/2018). Dijelaskan Kapolda, bahwa upaya yang dilakukan merupakan jaringan narkoba dengan 17 tersangka dalam 9 kasus.

Secara keseluruhan, barangbukti yang berhasil disita adalah 19,23 kilo sabu, 27,017 butir pil ektasi, 30 unit JP, 2 unit kendaraan roda dua, betor dan satu unit mobil. Pengungkapan ini berawal penangkapan pertama pada Kamis (25/1/2018) sekira jam 12.00 wib, setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait transaksi sabu di Jalan Bakaranbatu, Komplek Graha Indah, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Dari lokasi pertama, diamankan 3 tersangka dengan barang bukti satu kilo sabu. Ketiga tersangka masing-masing MN (27), warga Dusun Putro Betung, Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara; MI (29), warga Dusun Darul Aman, Desa Tanjong Aye, Aceh Utara dan IA (29), warga Lorong Gelatik Dusun Surabaya, Desa Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Selanjutnya, di bulan Februari, petugas kembali menangkap tersangka sabu di Jalan Sei Putih Baru, Kelurahan Medan Babura, di kamar Hotel A Residence. Dari penggrebekan pertama itu dikembangkan dan mengamankan satu tersangka dengan barang bukti sabu 200 gram dengan tersangka PBS (29), warga Dusun X, Kelurahan Air Putih, Kecamtan Gebang, Langkat dengan barang bukti dua bungkus sabu.

Berikutnya, HE alias H (32), warga Lingkungan I Blok E, Perumahan Kampung Nelayan Indah, Kelurahan Nelayan Indah dengan barangbukti sabu 1 ons. Lalu di TKP keempat, Poldasu mengamankan SDR alias SR alias BJ (36), warga Jalan Asam Dusun V Desa Sei Mencirim dengan sabu 500 gram.

Bus Medan Jaya Terpisah, Poldasu juga mengungkap jaringan sabu dengan seorang penumpang bus Medan Jaya di Jalinsum, Desa Air Batu, Asahan. Dari lokasi itu, petugas menyita 3000 gram sabu dengan tersangka MU alias D (33), warga Dusun Setia, Kelurahan Nga Matang Ubi, Lhok Sukon, Aceh Utara. Sabu yang diamankan masih terbungkus dalam kemasan warna hijau bertuliskan Guanying Wang.

Ratu Ekstasi Dalam satu penyergapan dan pengembangan untuk pengungkapan jaringan tersebut, personel Ditres Narkoba Poldasu berhasil menangkap seorang wanita berinisial SR alias YY (39). Dari penangkapan tersebut diamankan barang bukti 11 kilogram sabu-sabu dan 27.017 butir pil ekstasi.

Ibu rumah tangga yang dijuluki ‘Ratu Ekstasi’ itu ditangkap di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, Jumat (16/2/2018) jam 15.20 wib. “SR ditangkap saat menumpangi becak bermotor (betor) di Jalan Kapten Sumarsono, tepatnya di samping perumahan Metropolis.

Pada penyergapan tersebut, petugas berhasil menyita barangbukti 8 paket besar sabu yang dikemas dalam bungkusan teh warna hijau merk Guanying, dengan berat total 8.024 gram,” kata Dir Res Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung. Selain itu, petugas juga mengamankan tiga unit handphone berikut betor merek Verza warna merah nopol, BK-3982 AER, yang ditumpangi SR.

“Hasil interogasi terhadap YY, polisi kemudian melakukan pengembangan dan kembali menangkap satu tersangka di Jalan Kapten Sumarsono, tepat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Petugas yang saat itu melakukan penyamaran berhasil menyita dua unit handphone.

Selanjutnya, pengembangan dilakukan dengan menggeledah kediaman SR alias YY di Jalan Lembaga Pemasyarakatan Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deliserdang. Dari sana, petugas kembali mendapatkan sabu-sabu yang juga dibungkus dalam kemasan teh Guanying dengan berat keseluruhan 3 kilogram.

Selain itu, ada 2 bungkus plastik klip transparan berisikan pil ektasi berwarna kuning berlogo XL, sebanyak 8.950 butir, 2 bungkus plastik transparan berisi pil ektasi warna merah berlogo telapak tangan dan 1 bungkus plastik berisikan ektasi–juga berwarna merah–sebanyak 4.031 butir, 5000 butir pil ekstasi berlogo garpu serta 9.036 ektasi warna merah lainnya dalam kemasan berbeda.

Dengan tertangkapnya SR alias YY, petugas kemudian berhasil mengungkap jaringan tersebut dengan meringkus tersangka lainnya, MDD alias MT (30), warga Jalan Perwira II, Gang Simaremare, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur.

Selanjutnya petugas menangkap JH (21), warga Desa Ulee Blang Manee, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhoseumawe dan JH (21), warga Jalan Pancing, Komplek Veteran, Kecamatan Medan Estate. Secara keseluruhan, dari para tersangka itu, polisi 8 bungkus plastik teh warna hijau berisi sabu dengan berat 8.024 kilo, tiga bungkus plastik teh warna hijau seberat 3.009 gram dan pil ektasi sebanyak 27.017 butir dengan berat 7589 gram.

Grebek Kafe Sebelumnya, Ditresnarkoba Poldasu juga menangkap salah satu jaringan internasional itu, berinisial ZFD (37) yang disergap di Kafe Nova, Jalan Binjai, Kota Binjai, Sabtu (10/2/2018) jam 16.00 wib.

Setelah mengamankan ZFD, personel Subdit Unit Ditresnarkoba Poldasu, juga mengamankan ID alias I (38), warga Dusun Simpang Leung, Kelurahan Gempong Ulee Tanoh, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Dia diciduk petugas beberapa jam pasca tertangkapnya ZFD.

ID yang memiliki nama samaran MZK alias ZK ditangkap satu jam usai penangkapan pertama dengan tersangka ZFD. Kombes Pol Hendri Marpaung, mengatakan, penangkapan keduanya merupakan rangkaian dari operasi serentak yang merupakan penangkapan keenam pada Sabtu (10/2) lalu.

ID alias I ditangkap di Jalan Abadi Komplek Perumahan Abadi Kecamatan Medan Selayang. Sementara ZFD memiliki alamat warga Dusun H Nafi Desa MNS Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhoksuemawe Aceh. Dari tangannya diamankan barangbukti sabu siap edar. (M24J/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini