Sekda Siantar, Budi Utari. (Elisbet/metro24jam.com)

DetikAsia.com, Siantar– Rencana pembangunan Jalan Tol Tebingtinggi-Parapat diperkirakan akan rampung pada 2019 mendatang. Terkait hal itu, Pemko Siantar sebagai kota penghubung menuju kawasan Danau Toba mengusulkan agar jalan tol tersebut memiliki 2 pintu.

Hal itu disampaikan Sekda Pemko Siantar, Budi Utari AP, saat dikonfirmasi, Senin (16/4/2018). Bahkan, menurut Sekda, pintu tol serta rest area di Kota Siantar sudah disetujui secara lisan.

“Kalau detailnya, mungkin dinas PU yang bisa menjelaskan. Tapi secara global kita sudah minta ring road sama kita, pintu keluar tol di Siantar dan beberapa space untuk rest area kita sudah minta kepada kementerian,” kata Budi Utari.

Terkait dengan 2 pintu tol yang diusulkan tersebut, saa ini belum ditentukan lokasinya. “Itulah peluang-peluang yang kita upayakan, termasuk prasarana untuk itu, seperti hotel, rumah makan dan sarana lainnya,” ucapnya. Ditambahkan Sekda, Kota Siantar juga akan diupayakan konsepnya seperti Yogyakarta.

“Artinya, kalau kita lihat Borobudur, itukan bukan di Yogyakarta, tapi orang beranggapan Borobudur itu Yogya, jadi kita ingin mengkonsep seperti itulah, Parapat itu taunya orangkan Siantar. Harapan kita itu bisa menunjang sektor pariwisata Siantar,” jelas Budi Utari.

Diketahui, tujuan rencana pembangunan Jalan Tol Tebingtinggi-Parapat yang merupakan bagian dari jalan tol Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu upaya penyediaan infrastruktur sistim transportasi yang efisien, dengan tingkat pelayanan tinggi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara maupun skala nasional.(M24J/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini