Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh Semarang pada Senin, 8 Januari 2017.

DetikAsia.com – Sidang perkara dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa mantan Ketua DPR, Setya Novanto, kembali berlanjut hari ini, Kamis, 8 Februari 2018. Agenda masih mendengarkan keterangan saksi-saksi dari jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu saksi yang dihadirkan yakni Gubernur Jawa Tengah sekaligus mantan pimpinan Komisi II DPR, Ganjar Pranowo.”Ya saya diundang, ya datang,” kata Ganjar dikonfirmasi awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta sebelum sidang dibuka majelis hakim.

Ganjar mengaku belum tahu apa yang akan dia sampaikan di persidangan. Namun, dia akan menjawab semua yang ditanyakan majelis hakim, jaksa KPK, dan tim pengacara Novanto.”Jadi gini, kalau nanti tanya saya jawab. Kan ini bukan yang pertama. Jadi beberapa waktu lalu juga kami sudah memberi (kesaksian dalam sidang Andi Narogong), kalau yang baru sih enggak ada,” kata Ganjar.

Ganjar dalam proyek e-KTP diduga menerima uang US$520 ribu. Namun, Ganjar sudah berkali-kali membantah pernah menerimanya.

Sementara itu, dalam surat dakwaan jaksa terhadap Novanto, politikus PDIP itu dikatakan pernah didatangi Novanto di bandara Bali, terkait proyek e-KTP. Namun, Ganjar kepada penyidik KPK, menyebut dirinya menolak pesanan Setya Novanto. Dia pun lantas kembali mengklaim tidak pernah menerima uang dan terlibat skandal e-KTP.

“Karena bersih itu kenapa takut,” kata Ganjar.(Viva/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini