Satu keluarga melintas dekat beberapa kendaraan parkir di kawasan kuliner Taman Bunga atau Lapangan Merdeka Pematangsiantar. (Foto Antaranews Sumut/Waristo)

DetikAsia.com,Pematangsiantar- Masyarakat meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menerapkan peraturan larangan pedagang dan kendaraan masuk kawasan ruang publik, Lapangan Merdeka.

“Harus tegas, termasuk di akhir pekan, jangan beri kelonggaran,” kata Zainal (61), warga Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Senin.

Setiap akhir pekan dan hari libur umum, Lapangan Merdeka yang sebelumnya dikenal dengan sebutan “Taman Bunga”, seakan-akan bebas dari ketentuan persyaratan ruang publik.

Baca juga: 2.717 warga Pematangsiantar peroleh KIS

Ada sejumlah kendaraan roda dua yang parkir di kawasan kuliner, meski di kedua ujung pintu masuk akses itu dipasangi beton penghalang secara permanen.

Para pedagang juga menawarkan dan melayani pengunjung yang berada di komplek ruang publik, walau sudah disediakan kios tempatnya membuka usaha.

“Jika dibiarkan akan semakin menjadi, dan Taman Bunga balik seperti sebelumnya dikuasai pedagang dan kendaraan yang parkir sesukanya,” katanya.

Diakui pada hari kerja pegawai, Senin-Jumat, Taman Bunga lebih tertib, karena dijaga personel Dinas Perhubungan dan Satpol Pamong Praja sampai pukul 17.00 WIB.

Anggota DPRD dari PAN, Nurlela Sikumbang mendukung Lapangan Merdeka menjadi lokasi yang asri, sejuk dan nyaman, tempat kumpul yang menyenangkan.

Untuk itu, dia meminta Pemerintah tegas menegakkan ketentuan dan mengajak elemen masyarakat turut peduli dengan sama-sama menjaganya.

“Itu milik kita bersama, dibuat untuk kepentingan bersama,” katanya.(Antara/TR)

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini