Korban dirawat di RS Mitra Medika. Inzet: korban. (ist)

DetikAsia.com,Medan – ‎Terbakar api cemburu, Iwan alias Kincit, tegar membakar pacarnya hidup-hidup, Senin (7/5/2018) sekira jam 21.00 Wib kemarin. Akibatnya gadis remaja itu nyaris ‘matang’ dengan kondisi luka bakar hampir 80 persen.

Peristiwa yang nyaris merenggut nyawa remaja 16 tahun itu–sebut saja namanya Mawar–warga Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, terjadi di salah satu rumah teman korban, di Jalan RPH, Gang Suka Maju, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Informasi dihimpun, Selasa (7/5/2018), sebelum peristiwa itu, Iwan membawa pacarnya itu jalan-jalan. Selanjutnya, Iwan membawa Mawar ke rumah temannya di kawasan Mabar. Awalnya di rumah tersebut, mereka masih akur saja. Namun, beberapa saat kemudian, keduanya terlibat cekcok.

Selanjutnya, Iwan keluar dari rumah dan membeli sebotol bensin. Setelah kembali, tanpa pikir panjang, dia langsung menyiramkan bensin tersebut ke tubuh Mawar. Sesaat kemudian, Iwan menyalakan mancis dan menyulutkan api di tubuh pacarnya itu. Akibatnya, Mawar menggelinjang kepanasan terbakar di dalam rumah. Melihat itu Iwan langsung kabur meninggalkan gadis belia itu begitu saja.

Peristiwa itu sontak menghebohkan warga di sana. Apalagi, setelah teman Mawar berinisial HL berteriak meminta pertolongan para tetangga. Warga yang melihat tubuh korban sudah menyala terbakar langsung menyiramkan air ke tubuhnya untuk menadamkan api.

Setelah api padam, Mawar kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Medika untuk mendapat pertolongan medis. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan. Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

“Dia cemburu dengan kawan ku itu, makanya mau dibunuhnya kawan ku itu,” kata HL, kepada polisi. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih mengejar keberadaan pelaku, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

“Korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen. Motifnya cemburu, kita masih di lapangan mengejar pelaku, karena pelaku alamat tinggalnya tidak jelas, jadi masih kita lakukan pengejaran,” kata Bonar Pohan. (M24J/TR)

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini