KET: FOTO/IST : dari kiri ke kanan : Ketua Pembina Tiga Pilar Dr. Lenis kogoya, M.hum, Tengah Bendahara Umum Tiga Pilar Darmawan Yusuf, SH.,SE.,MH.,M.Pd, Penanggung Jawab Tiga Pilar Sudiarto, SH.,MH

Jakarta| Kapolri harus tegas menolak calon Kabareskrim titipan dari partai Politik, Istana dan Pengusaha. Hal ini disampaikan Penanggungjawab DPP Ormas Indonesia Bersatu Tiga Pilar Sudiarto SH MH, Jumat (13/11/2019) di Jakarta.

Menurut Sudiarto yang juga berprofesi sebagai Advokat mengatakan sudah seminggu lebih jabatan Kabareskrim Polri kosong, memang jabatan kabareskrim adalah jabatan yang strategis, karena kabareskrim mempunyai peran utama dalam menggerakkan fungsi penegakan hukum oleh Polri secara nasional. Oleh karena itu seyogianya Kapolri tidak boleh membiarkan jabatan kabareskrim kosong terlalu lama,’Ujarnya.

Mengapa jabatan ini belum diisi tentunya ini menjadi pertanyaan, apakah Kapolri ragu untuk memilih perwira yang cocok untuk diangkat sebagai kabareskrim? Sepertinya tidak, karena sosok Kapolri Idham adalah sosok yang memiliki kepercaya diri yang baik dan berani. Atau karena kurangnya perwira yang memiliki kompetensi dan reputasi dibidang reserse? Sepertinya juga tidak, karena cukup banyak perwira yang mempunyai kompetensi dan reputasi yang baik dibidang reserse,”Tegas Sudiarto.

Nah tentunya Kapolri tinggal melihat siapa perwira yang mempunyai integritas yang tepat diberi tanggung jawab untuk memimpin Bareskrim Polri. Saya berharap Kapolri sungguh-sungguh mendengarkan kata hatinya, bukan karena mendengar kata orang, kata politisi atau kelompok atau kekuatan tertentu. Yah kita sudah melihat pemberitaan di media sosial, sudah berseliweran nama-nama kandidat Kabaresrkrim. Tetapi kembali lagi saya mengingatkan agar Kapolri benar-benar mendengar kata hatinya,”Katanya.

Ditambahkan, perlu juga menjadi catatan bahwa pelayan penegakan hukum oleh Polri bukanlah hanya di Jakarta atau di pulau jawa saja, tetapi yurisdiksi Indonesia yang mempunyai keberagaman karakteristik dalam pelayanan penegakan hukum yang harus dipahami oleh Kabareskrim,”Tandasnya.

Kami juga melihat realita diinternal Polri yang mana para seniorpun cukup antusias memberikan dukungan kepada Kapolri Idham, dan ini tentunya akan menjadi pertimbangan untuk dapat mengambil keputusan yang benar-benar berkeadilan dalam memilih perwira yang akan menjadi Kabareskrim.”Timpalnya.

Menurutnya, Kapolri jangan mau di interpensi siapapun masalah penunjukan kabareskrim sekalipun istana menyodorkan nama kabareskrim kapolri berhak menolak. kalau seseorang itu belum teruji trek recordnya di bidang ilmu serse. Kabareskrim perlu orang yang bersih dan tidak masuk ke kolompok partai dan pengusaha dan kabareskrim harus bisa di terima junior dan senior dan selama memimpin tidak pernah membebani anak buah sosok kabareskrim,”ujarnya.

Seperti yang Kru media yg meliput ketahui, sudiarto ini banyak bergaul dengan polisi mulai dari pangkat terendah sampai Pati.

Sudiarto SH MH kembali menambahkan sosok calon kabareskrim yang cocok adalah sosok yang sudah pernah dinas mulai dari Aceh, Sumatera, Pulau Jawa sampai Pulau Terujung Indonesia Papua (sabang sampe maureke red..) Jadi mengetahui kultar budaya daerah katanya.”Tutupnya.( Dy/Team).

BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini