Labuhanbatu –Turnamen bola kaki piala H.Irwan Indra yang di adakan di lapangan bola kaki Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara terjadi keributan Selasa ( 05/10/2019)

Dari himpunan media di lapangan terjadi tindak kekerasan di Lapangan Bola Kaki Desa Sidorukun berupa pemukulan pemain bola dari dusun 2 Desa sidorukun yang diduga dilakukan dari pihak lawan ( dusun 6 Desa Sidorukun).Yang di mulai dari keributan yang terjadi di lapangan dan terjadi pemukulan dari pihak pemain dusun 6 ke pemain dari dusun 2 Desa Sidorukun.
Selanjutnya masa berkumpul di tengah lapangan yang mengakibatkan terjadi keributan yang mengakibatkan salah satu pemain terluka.
Salah satu pemain dari pihak dusun 2 mengatakan ” ya benar terjadi keributan yang di mulai dari pemukulan pemain kami  dusun 2 oleh salah seorang  pemain dari dusun 6.katanya
Rabu (06/10/2019).diadakan rapat Desa Sidorukun untuk membahas keributan yang di sertai pemukulan pemain bola kaki yang terjadi sebelumya  Selasa (05/10/2019) di lapangan Bola Kaki Desa Sidorukun.
Rapat tersebut di pimpin oleh Plt Kepala Desa Sidorukun Selamat,yang di laksanakan di kantor Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu.
Selamat menyampaikan ” Kejadian ini tidak boleh kita biarkan,kalau memang terjadi kerusuhan sampai pemukulan kami sebagai pemerintahan desa dapat menghentikan kegiatan turnamaen Bola Kaki tersebut.jelas Plt Kades Sidorukun
Ketua BPD Desa Sidorukun Darmanto menyampaikan” Saya sudah tanya dari pihak keamanan kepolisian.Pihak Kepolisian sampai saat ini belum di beri tahu oleh panitia penyelenggara untuk melakukan keamanan di turnamen bola kaki itu.Dan kami dari pemerintahan Desa juga belum mendapat surat pemberitahuan dari panitia untuk melaksanakan turnamen bola kaki di lapangan Desa Sidorukun.kata Darmanto
Ibu korban pemukulan dalam turnamen bola kaki H.Irwan Indra dengan mata berkaca – kaca menyampaikan kepada wartawan ” Saya tidak terima anak saya di perlakukan seperti itu sampai di rawat di puskesmas dan mendapat jahitan di dagu dan badan memar – memar.Anak saya Ramdani Hasibuan (18) adalah tulang punggung keluarga yang sehari – hari bekerja di kandang lembu.jelas ibu korban.
Koordinator turnamen Bola Kaki H.Irwan Indra Eka Panca Surya atau yang kerap di panggil yayak  mengatakan ” Masalah Kerusuhan sampai pemukulan pemain itu kita sudah berkordinasi dengan Desa makanya ada rapat di kantor desa hari ini untuk melakukan upaya perdamaian ke korban.Dengan menjumpai keluarga korban pemukulan.tutur Yayak
Koordinator turnamen Bola Kaki H Irwan Indra  yayak juga menambahkan ” Kami panitia sudah melakukan pemberitahuan ke pihak Polsek Bilah Hilir untuk izin keramaian kegiatan turnamen Bola Kaki H.Irwan Indra.jelasnya.
Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnat Indarto Napitupulu ketika di konfirmasi melalui telepon seluler mengatakan ” Saya belum tahu ada turnamen Bola Kaki di Desa Sidorukun,tapi saya coba tanya kapolpos pangkatan.tutupnya.
Sekjen DPC LSM Penjara ( pemantau kinerja aparatur negara ) Labuhanbatu Aturen Tarigan mengatakan ” Turnamen Bola Kaki Desa Sidorukun nampak tidak kondusif,beberapa waktu yang lalu juga pernah terjadi kerusuhan,tetapi hal itu tidak menjadi pembelajaran buat panitia turnamen Bolan Kaki H.Irwan Indra yang di laksanakan sekarang ini.Dan kali juga terjadi kerusuhan yang mengakibatkan pemain terluka sampai di rawat di puskesmas Sidorukun dan mendapat jahitan di dagu serta tubuh yang memar – memar,.Dan panitia tentunya harus bertanggung jawab atas insiden keributan itu.tutur  Aturen Tarigan (VHS)
BAGIKAN

BERIKAN KOMENTAR

Silakan berikan komentar anda
Silakan masukan nama anda disini